Pagi ini setelah makan sahur, gak sengaja corat-coret. Gak tau judulnya apa cuma isinya di bawah ini:
Ketika ku pandangi foto usang di waktu kecil
Penuh dengan keriangan dan kegembiraan
Seakan ku optimis menjemput masa depan
Menggapai semua impian...
Tapi kini kulihat diriku di cermin
Penuh dengan kerapuhan dan kesuraman
Seakan ku pesimis menjalani hari
Terhenti dalam langkah yang semakin pelan...
Ada apa dengan aku?
Kenapa serapuh ini
Terhempas dalam keputusasaan
Terseret dalam lamunan ketidakpastian..
Sungguh aku tak mau seperti ini
Tapi kenyataan yang membuatku begini.
Terlalu lemah diri ini menghadapi keadaan yang mungkin ini terbaik dr Illahi
Padahal aku dulu gak seperti ini
Ternyata badai ini terlalu menghantam perasaanku
Amukannya memporak-porandakan pikiranku
Menjadi sekeruh air sungai Ciliwung
Sepekat hitamnya limbah pabrik
Segersang angin di padang pasir
Tapi, hanya kepadaMu Tuhan ku sandarkan semua resah ini
Ku harap setelah waktu berlalu, suatu saat nanti bisa melihat setitik pelangi di pagi hari
Menghirup udara kesegaran di pegunungan
Merasa kesejukan dalam hijaunya perkebunan
Menikmati desiran ombak di pantai yang tenang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar