Rabu, 03 Agustus 2011

Entrepreneur


Sekarang ini siapa yang g kenal ma yang nama’a “entrepreneur”. Bahasa kitanya kewirausahaan. Bagi yang punya tantangan dan selalu ingin mencoba, inilah wahananya. Menjadi seorang entrepreneur tidaklah mudah. Banyak sekali tantangan dan cobaan, yang penting lagi tidak mudah menumbuhkan mental seorang entrepreneur. Pengertian dari entrepreneur itu sendiri menurut Suryana (2006:2) yaitu suatu kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Proses dari kewirausahaan itu sendiri melalui beberapa tahap diantaranya:
a) Tantangan
b)  Imitasi
c)   Duplikasi
d)  Inovasi
Nah itu seengaknya materi yang masih diinget waktu zaman kuliah di tingkat 2 dulu. Dengan berbekal materi-materi tentang kewirausahaan jurusan di kampus memberikan modal yang jumlahnya lumayan untuk praktek berwirausaha. Setiap mahasiswa dikelompokkan menjadi beberapa kelompok dan diberi modal untuk berwirausaha tetapi harus berbeda jenis usaha dengan kelompok yang lain. Dulu mayoritas banyak yang ngambil bidang berdagang di bidang food and baverage. Hampis semua kelompok membawa dagangannya ke kelas, alhasil waktu-waktu senggang saat kuliah dipake buat jajan terus, kebobolan uang saku dch, heee,,,, Tapi sungguh nikmat mendapatkan uang dari keringat sendiri. Dalam kurun waktu tertentu kelompok kami dapet untuk yang lumayan gede terus dipake buat have fun dch, shopping, beli buku dll. Setelah mengenal kewirausahaan aku  jadi tertarik ikutan berbagai workshop tentang entrepreneur malah ada niat buat terjun menajdi seorang entrepreneur, heeee....
Sejenak kita tinggalkan cerita tersebut mending capus yuuu simak cerita lain. Sekarang aku ingin kembali menjadi seorang entrepreneur. Setelah dulu pernah mencoba kini ada keinginan untuk mencoba lagi. Dulu memag pernah gagal tapi gak ada salahnya untuk berusaha. Dengan izin Allah g da yang g mungkin. Aku pertamakali beriwrausaha dalam bidang usaha pulsa elektrik. Sekarang ini siapa sch yang g butuh pulsa, setelah semuanya punya HP pasti dunk seenggaknya harus diisi pulsa baik itu untuk telpon, sms, browsing ataupun BBMan. Nah, dulu waktu aku bergerak di bidang itu, belum terlalu banyak orang yang mempunyai usaha tersebut. Laba dari usaha tersebut cukup banyak, hingga pada  waktu tertentu aku meminta ortu buat g kirim uang jajan lagi. Meskipun mereka agak sedikit khawatir dengan keputusanku tapi aku ingin belajar mandiri, heee. Namun, ada satu kendala tertentu yang g bisa diceritain di sini yang ngebuat usaha itu perlahan menurun. Omset yang begitu banyak terpaksa aku kurangi sehingga sebagian pelanggan berpindah ke yang lain cz kebetulan tak lama kemudian usaha tersebut mulai menjamur. Saat itu aku banting setir. Aku berpindah haluan k bidang fashion meski aku sendiri kurang mengerti pada bidang tersebut. Saat itu aku menjual berbagai prduk fashion keluaran perusahaan ternama di Indonesia jadi tidak terlalu kesusahan memasarkannya. Dari penjualan tersebut laba yang didapat yaitu 30% dari seluruh penjualanku (lumayan juga kan????). Usaha ini sangat menggiurkan. Dengan hanya memerlukan modal dan networking yang baik semuanya bisa berjalan. Sampai suatu saat, ada satu kendala yang membuatku down untuk meneruskan usaha ini. Hanya karena satu hal tersebut usahaku menjadi berantakan.  Dan sekarang naluri ku bangkit kembali, atas dukungan keluarga terutama kakakku yang mengorganisir usaha ini.  Dengan berbekal keyakinan akan berhasil aku mencoba usaha baru. Toko di depan rumah kakak yang didesain ala minimalis serta perlengkapan yang diperlukan seperti kulkas, kompor gas, meja-meja, kursi dan etalase akhirnya aku terjun dengan usaha kedai ice cream. Menunya cukup bervariatif tapi yang lebih menarik dan banyak digemari oleh pelanggan yaitu ice cream goreng. Udah pada denger kan ice cream goreng ato mungkin juga ada yang udah nyoba??? Nah yang belum nyoba ditunggu ya kunjungannya di tempatku (numpang promosi dikit, ckckckcck). Rasa yang disajikan yaitu ada 3 rasa, Strawbery, vanilla dan coklat dengan harga masing-masing Rp. 6.000. Cukup mahal memang tapi dengan kenikmatan yang unik harga tersebut tidak ada apa-apanya. Paduan kering dan krunci balutan roti di luar dengan kedinginan ice cream yang fresh di dalam membuat ice cream goreng banyak digemari. Berharap usaha ini akan terus berkembang (amiiiiin ya Allah).
Meskipun ini semua kecil-kecilan tapi aku bersyukur setidaknya waktuku seharian tidak habis untuk melamun, dengerin musik ato pun  buang-buang waktu percuma. Ayo kawand bagi yang minat menjadi seorang entrepreneur yuuu akh lets go to try..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar